« »
« »
« »
« »

Porn School >> Sekolah Khusus Obati Pecandu Pornografi

Dengan makin mudahnya akses internet maka membanjir pula content-content. khususnya yang berbau pornografi.

Banyak yang membuka internet hanya untuk membuka akses pornografi. Bukan hanya pada orang dewasa saja, tetapi pada remaja!

Dan bukan hanya kecanduan narkoba saja yang ada, tetapi juga ada banyak remaja yang kecanduan pornografi.

Ada sekolah khusus bagi para orang yang kecanduan pornografi di Amerika nama sekolah tersebut adalah Oxbow Academy yang  berlokasi di Utah, Amerika Serikat, adalah sebuah sekolah baru yang mengkhususkan diri dalam penyembuhan kecanduan pornografi. Orang tua yang merasa anaknya terlalu banyak akses porno bisa mengikuti terapinya di tempat ini.

Namun sekolah ini cukup mahal biyayanya dalam sebulan saja kamu harus mengeluarkan biyaya sebesar USD 9.000 per bulan atau di kisaran Rp 80 juta. Biarpun cukup mahal namun ada jaminan bagi murid yang sekolah di sini dipastikan sebuh dari kecanduan porno.

Lokasi sekolah terletak di alam terbuka, layaknya perkemahan. Para siswa akan tinggal di asrama yang sederhana. Di sini, mereka harus mengikuti setiap sesi dengan jadwal yang dijalankan ketat.

“Seks saat ini di mana-mana. Ketika remaja dulu, jika ada yang mengatakan dirinya biseksual itu sungguh mengejutkan. Sekarang, threesome saja banyak di internet dan anak-anak melihatnya,” kata Stephen Shulz, kepala sekolah tersebut.

Hari-hari para siswa dihabiskan dengan sesi konseling dengan para terapis berpengalaman, di mana para siswa diharapkan terbuka dengan masalahnya. Sekali seminggu, orang tua bisa turut serta melalui sambungan Skype.

Akhir minggu, mereka bisa berpetualang ke alam di dekat asrama. Seperti dikutip DailyMail, Selasa (19/6/2012), sambungan internet benar-benar diblokir sehingga hanya bisa mengakses website ensiklopedia.


Comments
0 Comments

No comments :

Post a Comment

Pengunjung/Pembaca yang Keren, Tampan, dan Cantik Selalu Meninggalkan Jejak :)

Tata Cara Berkomentar :

1. Tidak mengandung unsur Sara, Pornografi, atau melecehkan Ras, dkk.
2. Gunakan bahasa yang sopan serta tidak menghina.
3. Jangan melakukan SPAMMER.
4. Berikan KRITIK & SARAN Anda untuk artikel di atas.
5. Mohon untuk Tidak berkomentar menggunakan "Anonymous", gunakan komentar Facebook jika tidak mempunyai akun blog.